metode pembelajaran bahasa

Natural Approach

                Natural Approach adalahm metode pengajaran bahasa inggris  yang ditemukan oleh seorang linguist yang bernama Stephan Krashen yang berasal dari University of Southern California yang mana ia berpendapat bahwa bahasa adalah kemampuan yang seharusnya  tidak terlalu menerapkan aturan tata bahasa yang luas dan latihan yang membosankan namun pengajaran bahasa seharusnnya memberikan interaksi yang yang berarti dan tidak terlalu menekankan terhadap bentuk bahasa yang ingin disampaikan namun pada makna bahasa itu sendiri agar dapat dibawakan dan dapat dimengerti oleh target bahasa.

penerapan metode natural approach merupakan salah satu strategi guru dalam mengatasi kesulitan mengajar anak dalam upaya untuk mengaktivkan anak untuk berbicara menggunakan bahasa inggris serta menciptakan suasana belajar yang alami dan menyenangkan

Teori Natural Approach

         Menurut teori natural approach pokok dari bahasa adalah arti, kosakata adalah inti dari bahasa bukan tatabahasa yang ditonjolkan, jadi ketka makna dari sebuah informasi dapat disampaikan dan dapat dimengerti oleh orang yang menerima informasi tersebt maka itulah yang disebut dengan bahasa karena terjadi komunikasi yang interaktif, dalam hal ini grammar tidak terlalu dipermasalahkan.

Teori pengajaran Natural Approach

       proses belajar terjadi ketika seorang pembelajar berada dalam keadaan yang relax, untuk mencapai keadaan tersebut kita dapat menggunakan music.

 

Tujuan Natural Approach

         untuk menghasilkan kemampuan bercakap secara cepat.seorang pelajar membutuhkan penguasaan tata bahasa yang banyak namun tujuan sebenarnya adalah bagaimana memahami bukan menghapal.

Syllabus

   Tergantung terhadap pilihan dan topic  yang berasal dari kebutuhan pelajar.

 

Peran Pengajar

                     Peran seorang pengajar dalam metode ini adalah menjadi sumber belajar bagi para siswa dan menciptakan kelas yang meminimalkan filter affektiv dan harus kreatif dalam proses pengajaran dalam kelas.

           Communicative Language Learning

              Communicative language teaching adalah metode yang menekankan pada aspek situasi, misalnya dalam situasi yang bagaimana suatu tuturan diucapkan , dalam CLT terdapat berbagai kemampuan  berbahasa yang terintegrasi yang mencakup reading, listening, speaking vocabulary dan grammar.

Pengajaran bahasa komunikatif adalah pendekatan untuk pengajaran bahasa kedua dan asing yang menekankan interaksi baik sebagai sarana dan tujuan akhir dalam belajar bahasa.

Teori Communicative Language Teaching

          bahasa adalah ungkapan yang mempunyai arti,  fungsi utama bahasa adalah sebagai alat komunikasi dan interaksi.

Teori Pengajaran

Melakukan aktivitas yang meliputi komunikasi nyata dan berhubungan langsung dengan kehidupan sehari-hari , memberikan tugas yang berarti bagi pelajar

Type aktivitas

mengajak pelajar untuk berkomunikasi yang meliputi proses berbagi informasi mendiskusikan arti dan berinteraksi.

Peran Pengajar

sebagai fasilitator proses komunikasi, penasihat dalam kebutuhan analisis bahasa

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Community Language Teaching

 

Community Language Teaching adalah pendekatan pengajaran dengan komunitas belajar. ini adalah satu-satunya metode yang benar-benar terfokus pada perasaan para siswa dan mencoba untuk mengatasi faktor afektif dalam belajar. ini menggabungkan belajar bahasa dengan dinamika dan prinsip-prinsip konseling.

komunitas belajar bahasa adalah sebuah pendekatan dimana siswa bekerja sama untuk mengembangkan apa aspek bahasa yang ingin belajar. Guru bertindak sebagai konselor dan paraphrase, sementara belajar bertindak sebagai kolaborator.

kemudian yang menjadi tujuan dari metode pembelajaran ini adalah menggunakan bahasa kedua secara komunikatif, tetapi juga mencoba untuk membujuk siswa untuk mengambil tugas tanggung jawab untuk pembelajaran mereka sendiri.

Teori Bahasa

bahasa lebih dari sekedar komunikasi. bahasa meliputi sekumpulan orang, budaya pendidikan pengembangan dan proses komunikatif.

teori pembelajaran

belajar dilakukan secara bersama sebagai proses pertumbuhan sosial dari kekanak-kanakan menuju kedewasaan dalam pembelajaran.

tujuan

tidak ada tujuan yang spesifik selain menguasai bahasa mendekati native speaker.

 

 

Advertisements
By DJ89 Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s