Paradigma

“Ketika Revolusi islam adalah sebuah jalan”

 

Ribuan tahun sejak rasululah Muhammad SAW hadir dimuka bumi ini dengan membawa dunia menuju puncak keemasan peradaban manusia, berbagai macam perubahan telah terlihat mulai dari aspek sosial hingga politik yang memberikan ciri kepemimpinan Muhammad. Kepemimpinan yang diakui sebagai kepemimpinan ideal bagi sebuah bangsa,kesederhanaan, ketegasan, kasih sayang,dan menjunjung tinggi nilai-nilai moral dalam pemerintahan yang dipadukan dalam satu pemerintahan hingga kini diabadikan dalam istilah masyarakat madani yang diambil dari kata “madinah”.

Kini seiring dengan perkembangan zaman yang semakin mengglobal maka kepemimpinan yang ideal itu semakin sulit untuk didapatkan, tak ada lagi sosok yang dapat menunjukkan sebuah citra keislaman, padahal pedoman yang tuhan berikan yang diwarisan oleh nabi Muhammad adalah Al-quran dan hadis memberikan petunjuk yang jelas dalam menjalani segala aspek kehidupan.

Pemisahan antara agama dan Negara yang menciptakan Negara sekuler tidak memberikan jalan yang lebih baik, padahal Allah telah menurunkan hukum-hukumnya tentang segala aspek kehidupan didunia ini.

Gaya hidup masyarakat islam tanpa diatur oleh hukum islam maka sedikit demi sedikit akan membawa pada kehancuran, mungkin saja suatu saat nanti agama hanya akan menjadi pelengkap identitas manusia bukan sebagai pedoman hidup, terjadi kesenjangan dimana-mana,apabila kita memperhatikan maka kita telah jauh dari hokum-hukum tuhan yang telah diperintahkan.harus ada campur tangan Negara dalam menjaga ahlak dan moral bangsanya untuk menghindari kehancuran moral yang terstruktur.

Butuh sebuah revolusi terstruktur yang akan merubah sebuah generasi yang berada diambang kehancuran. Generasi pemuda muslim Indonesia berikutnya terancam akan berbagai macam hal duniawi yang semakin tidak jelas, hedonism, materialism, dan kebarat-baratan mulai terlihat yang sangat tidak sesuai dengan karakter muslim Indonesia, sedikit demi sedikit kita tertarik pada pusaran ketidakjelasan karakter/identitas.

Saya terinspirasi dengan revolusi islam yang pernah terjadi di iran dimana perubahan secara fundamental betul-betul terjadi,hokum islam betul-betul ditegakkan. terlepas dari penduduk mereka yang sebagian besar beraliran syiah namun ada satu hal positif yang saya lihat dari mereka, bahwa mereka membangun Negara mereka dengan hokum pilar islam yang menjadikan mereka Negara yang disegani para antek-antek bangsa barat.

Saya teringat sebuah buku yang pernah saya baca karangan imam khomenei bahwa dunia berada pada perang kebudayaan maka barang siapa yang tidak sadar akan perang tersebut maka lambat laun mereka akan terjajah akan pemahaman, budaya yang sebenarnya bukan identitas mereka.hingga mereka lupa siapa diri mereka sebenarnya.

 

 

Hosting Indonesia

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s